الأحد، 9 مايو 2010

nafsu, tidurlah kamu

muka;
muka yang elok janganlah kau lemparkan ke tempat yang berkelok
takut terjatuh ke lopak ; terngadah mengaduh



moga rindu bimbang
kan membaik jiwa
mewaras akalmu
melena tidur nafsu
(pati)

biarkanlah ia berdengkur sendiri
moga selama2 nya berseloka
lalu batinmu tenang
 badanmu sejahtera



bahkan lebih dari itu...
biarlah 'dia' bertennag
tersenyum lihatku
baik seperti dahulu
mog2 sejahteraku membahagiakannya
hanya senyumannya lah pengubat luka lara!
titik kejayaan ku disana dan dunia

hatiku takut
tiadalah yang lebih besar  dari diri
bila akal tidak lagi dikepala
lalu menerawang
melaku semua carca marba


oh biarkanlah ia nyenyak beradu
moga dengan itu aku kan berhasil melakukan segala
menggembirakan dia
izinkanlah dia tersenyum untukku
walau sekali cuma
walau sebenntar saja

walau dengan sementara

...

biarkanlah nafsu tidur
semahunya
selama-lama jagung rebus
ditunggu putiknya


malam bantulah aku
bulan sanggalah pundakku
moga terbit cahaya sinar nanti
aku terkesima, sedang dia tersenyum lagi  disitu
biarkanlah nostalgia lama
bukakanlah lembaran baru
cerita2 suka biarkanlah ia bermula
sementelahan tidurnya sang nafsu 

ليست هناك تعليقات:

إرسال تعليق